| Sumber: Gugel |
Kamu membalasnya telak, dengan kembali pada orang yang paling melaraimu sepanjang hidup, memilih mati ditemukan oleh dia.
Kamu membalasnya telak, dengan membiarkan orang yang paling melaraimu sepanjang hidup pura-pura berkonvoi paling depan menangisi kematianmu.
Kamu membalasnya telak, dengan membawa iri dan segala rasa tidak terima atas hidupnya sampai mati, memeluk mereka erat sekali.
Seperti pesan terakhir sebelum dia merasa paling berhak menghukummu,”Jangan temui aku lagi kecuali kamu bisa meletakkan segala iri itu.”