Tuesday, October 20, 2026

Maha Maskulin (2)

Sumber: Gugel

"Yang ini body goals tapi depannya kurang gede."

"Yang ini depannya brutal, tapi terlalu berotot."

"Yang ini langsing tapi kotor banget mukanya, penuh jerawat gitu."

"Yang ini mukanya bersih tapi kegedean deh perutnya."

Demikian komentar-komentarnya terhadap para perempuan, baik yang tidak ia kenal maupun yang sedang dekat dengan teman-teman lelakinya. Komentar-komentar itu entah bagaimana selalu dinanti-nanti teman-temannya itu, disusul tawa tergelak dan julukan 'si tukang kurasi body'.

Keberadaannya yang menurut teman-temannya itu berani berkata jujur, membikinnya lagi-lagi kerap ditunggu di tongkrongan. Kurasi-kurasinya terhadap tubuh perempuan itu selalu diganjar tepuk tangan. Hingga mereka tidak menyadari selama bertahun bersama, ia tidak pernah dekat maupun berpacaran dengan perempuan mana pun.

Bener kata si X deh, ini cewek terlalu kurus. Tulis salah seorang teman lelakinya di grup percakapan sambil mengirim foto pertemuan dengan kenalannya tadi pagi.

Omong-omong adik sepupuku komen si X katanya kurang tinggi nih. Mana bener lagi haha. Temannya yang lain lagi menyahut.

Bukannya tempo hari adikmu bilang muka X lumayan ya? Satu lagi menyahut.

Sekarang badannya sedikit gemetaran. Ia paham kenapa adik sepupu temannya itu tidak membalas lagi pesan-pesannya setelah pertemuan pertama. Ia lantas berjalan mendekati cermin, memegang kepala atasnya, menyadari ia setinggi 159 cm. Ingatan bagaimana ia dirisak semasa sekolah baik oleh lelaki maupun perempuan, sekarang bermunculan. Bagaimana anak-anak perempuan mengatakan ia bukan laki-laki yang masuk impian buat dinikahi, bagaimana anak-anak lelaki mengatakan ia tidak cocok bicara soal basket sekalipun itu nampak sebagai kegemarannya.

Selebgram baru nih. Depannya size Z kali ya, bisa segede itu haha. Tulisnya di grup percakapan sambil mengunggah sebuah foto.

No comments: